Iptek dan Media Online
Telah umum diketahui bahwa anggaran untuk mendanai kegiatan iptek di Indonesia relatif kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, maupun dibandingkan dengan negara yang lain. Anggaran iptek tahun 2004 hanya 0.05 persen dari PDB (Rakornas Ristek 2004). Angka ini relatif sangat kecil dibandingkan misalnya dengan negara jiran Malaysia, yang menganggarkan 0.5 persen dari PDB untuk mendorong pertumbuhan iptek di negeri tersebut. Dari dana 0.05 persen PDB ini masih dibagi-bagi untuk pengadaan alat dan bahan, sehingga anggaran untuk pengadaan literatur ilmiah akan jauh lebih kecil lagi. Padahal informasi ilmiah yang antara lain berupa jurnal, proseding seminar, merupakan kebutuhan pokok bagi seorang peneliti di perguruan tinggi maupun industri.